Penyakit Ebola

SitKes.com – Saat ini dunia tengah digemparkan dengan virus mematikan Ebola yang merebak di Liberia. Pemerintah Indonesia juga sudah berjaga-jaga untuk mencegah virus ini masuk ke Indonesia melalui wisatawan yang berkunjung. Meski virus Ebola sedang merebak di tempat yang cukup jauh dari Indonesia, namun itu bukan alasan untuk mengabaikan virus berbahaya yang satu ini.

Penyakit Ebola

Akhir-akhir ini, dunia kesehatan sedang gempar dan sibuk sibuknya dengan mencari vaksin untuk mencegah tersebarnya virus yang sangat mematikan yang sudah menyerang Negara Afrika Barat dan sudah banyak korban dari virus tersebut. Akan tetapi apakah anda mengetahui virus mematikan tersebut? Virus itu bernama Ebola yang sangat mematikan dan menyerang manusia yang akan mengakibatkan Penyakit Ebola.

Ebola merupakan penyakit maut yang mengjangkiti manusia dan juga hewan mamalia seperti monyet, gorilla, shimpanse dan juga kelalawar. Selain itu definisi Eboal itu sendiri yaitu salah satu penyakit demam berdarah yang berpuncak pada jaringan virus. Virus ini sebenarnya dikenal pasti dan dianggap sebagai suatu virus penyakit yang amat berbahaya di Dunia. Ebola mudah terjangkit dan akan membawa kematian pada penderitanya. Dalam 50%-90% orang yang terjangkit, penyakit ini akan mengakibatkan kematian, bergantung kepada jenis virus Ebola.

Salah satu masalah dengan virus Ebola adalah gejalanya yang mirip dengan penyakit dan infeksi lain. Gejala pertama sakit kepala parah, sakit otot, atau sakit perut, kelemahan parah, kelelahan, sakit tenggorokan, mual, pusing, terjadi pendarahan internal dan eksternal. Sebelum diketahui bahwa gejala ini merupakan gejala ebola, gejala awalnya sangat mirip dengan malaria, demam tipus, disentri, influenza, atau berbagai infeksi bakteri. Lebih lanjut Gejala Ebola mungkin lebih serius, seperti diare, kotoran berdarah atau gelap, muntah darah, mata merah distension dan pendarahan arteriola sclerotic, petechia, penyakit ruam dan purpura. Gejala lain, sekunder termasuk hipotensi (tekanan darah rendah), hypovolemia dan tachycardia. Interior pendarahan yang disebabkan oleh reaksi antara virus dan platelet.

Kadang-kadang terjadi internal dan eksternal pendarahan dari beberapa lubang, seperti hidung dan mulut, juga dapat terjadi pada luka-luka yang belum sembuh sepenuhnya. Ebola virus dapat mempengaruhi tingkat sel darah putih dan platelet, mengganggu pembekuan.

Penyakit Ebola dapat ditularkan lewat kontak langsung dengan cairan tubuh atau kulit. Masa inkubasinya dari 2 sampai 21 hari, umumnya antara 5 sampai 10 hari. Saat ini telah dikembangkan vaksin untuk Ebola yang 100% efektif dalam monyet, namun vaksin untuk manusia belum ditemukan. Sejauh ini, Ebola adalah penyakit yang paling mematikan diseluruh dunia. Kesempatan untuk hidup jika terinfeksi penyakit ini masih 0%, dan sampai sekarang masih dicari vaksinnya. Penderita biasanya bisa langsung meninggal dalam siklus 6 hari sampai 20 hari, alias sangat cepat. Sekarang bisa dikatakan bahwa Ebola adalah penyakit yang paling dihindari untuk terjangkit diseluruh dunia.

Untuk perawatan Penyakit Ebola saat ini tidak ada standar perawatan untuk demam hemorrhagic. Perawatan terutama mendukung dan termasuk meminimalkan prosedur invasif, menyeimbangkan elektrolit, dan, karena pasien sering mengalami dehidrasi, menggantikan hilangnya kaskade untuk membantu menghentikan pendarahan, mempertahankan tingkat oksigen dan darah.

Demikianlah informasi Gejala Penyakit Ebola diatas memang akan sangat membantu anda semua untuk menjaga kesehatan.

Penyakit Ebola

Informasi tentang Penyakit Ebola yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber oleh SitKes.com ini semoga saja bisa memberikan banyak manfaat dan inspirasi berharga untuk anda semuanya. Terima kasih juga karena di SitKes.com anda telah menyimak informasi Penyebab Penyakit Ebola.

Advertisement

Leave a Reply