Penyakit Insomnia

SitKes.com – Banyak orang yang mengeluh susah tidur. Dan hal ini memang terdengar agak lucu, karena tidur merupakan sesuatu pekerjaan yang palinh mudah, mengapa sebagian orang mengalami susah tidur atau sering disebut Insomnia. Apabila orang yang mengeluh susah bangun tidur, rasanya lebih bisa dimengerti. Namun kebanyakan orang yang mengeluh sulit tidur atau Insomnia ini banyak sekali terjadi.

Penyakit Insomnia

Insomnia adalah gangguan tidur diamana seseorang secra terus menerus mengalami kesulitan tidur atau bangun terlalu cepat. Insomnia kadang-kadang juga berhubungan dengan kondisi-kondisi fisik, seperti keletihan yang hebat, perubahan perlengkapan-perlengkapan tidur, perubahan makanan utama sehari-hari dan juga pemakian obat perangsang yang berlebihan.

Penyakit Insomnia

Insomnia sering kali dilihat terjadi pada orang dewasa, akan tetapi ditemukan juga pada anak-anak dan apabila tetap berlangsung, maka harus dilihat sebagai gangguan emosi yang berat. Gangguan tidur yang kadang terjadi pada anak-anak boleh dianggap sebagai reaksi terhadap kesulitan dan tekanan hidup yang rutin. Suatu gangguan tidur yang berat dan lebih sulit ditangani adalah apnea tidur atau (Sleep Apnea) yaitu pernapasan terhenti untuk sementara.

Penyakit Insomnia memiliki 2 jenis yaitu insomnia primer dan insomnia sekunder. Insomnia primer memiliki arti bahwa si penderita mengalami maslah tidur yang tidak terkait dengan kondisi atau masalah kesehatan lain. Sedangkan Insomnia sekunder memiliki arti bahwa penderita mengalami masalah gangguan tidur karena masalah lain seperti kondisi kesehatan (asma, depresi, arthritis, kanker, atau mulas), sakit, dan obat-obatan atau zat beralkohol.

Maka dari itu, Penyebab Insomnia selain faktor psikologis yang mendomain itu sendiri yaitu kegelisahaan, ketakuatan, perasaan bersalah dan perasaan cemas atau stress sebagai antisipasi terhadap peristiwa-peristiwa yang akan datang. Apabila diambil garis besarnya, faktor Penyebab Insomnia yaitu :

  1. Stress atau kecemasaan.
  2. Depresi.
  3. Kelainan Kronis.
  4. Efek samping pengobatan.
  5. Pola makan yang buruk.
  6. kafein, nikotin, dan alkohol yang merupakan zat stimulan.
  7. Alkohol dapat mengacaukan pola tidur anda.
  8. Kurang berolahraga.

Penanganan yang dilakukan untuk Penyakit Insomnia pada penderita Insomnia yaitu dengan melakukan diagnosa. Jika diagnosa sudah ditentukan, maka dilanjutkan dengan melakukan perencanaan untuk mengobati Penyakit Insomnia. Cara Mengobati Penyakit Insomnia pada penderita yaitu dengan melakukan terapi nonfarmakolohi dengan tujuan yang dilakukan dari terapi ini untuk membantu menghilangkan gejala insomnia dan juga untuk membantu meningkatkan produktivitas dan fungsi kognitif dari tubuh sehingga bisa membantu meningkatkan kualitas hidup sehat.

Salah satu terapi Insomnia adalah dengan melakukan terapi relaksasi, terapi ini bertujuan untuk membantu mengatasi suatu kebiasaan yang terjadi di pada penderita Insomnia yang sulit tertidur. Dan untuk beberapa orang yang berusia lanjut biasanya mempunyai suatu kesulitan untuk bisa tertidur lagi setelah terjaga. Metode terapi Insomnia dengan relaksai ini dilakukan dengan meliputi otot, guilded imagery, latihan pada pernapasan dengan menggunakan diafragma, yoga dan juga melakukan meditasi.

Baca juga: Penyakit Herpes

Diatas mungkin beberapa Pencegahan Penyakit Insomnia yang sebaiknya anda semua ketahui. Namun selain Ciri Ciri Penyakit Insomnia, anda juga sebaiknya harus mengetahui Penyebab Penyakit Insomnia. Dimana pada umumnya Penyakit Insomnia ini bisa terjadi karena  kegelisahaan, ketakuatan, perasaan bersalah dan perasaan cemas atau stress sebagai antisipasi terhadap peristiwa-peristiwa yang akan datang.

Penyakit Insomnia

Berbagai informasi tentang Gejala Penyakit Insomnia diatas tentunya di dapat dari berbagai sumber yang dipercaya, dan semoga saja anda bisa mengambil banyak manfaat serta referensi berharga dari ulasan informasi ini. Terima kasih juga karena di SitKes.com anda telah menyimak informasi tentang Penyakit Insomnia.

Advertisement

Leave a Reply